Ekonomi SMA

The Best You Can Be

Akuntansi XII

BAB II

JURNAL  KHUSUS

PENGERTIAN JURNAL KHUSUS.

Seiring dengan perkembangan perusahaan yang semakin besar, maka transaksi yang terjadi akan semakin banyak, baik jumlah maupun jenisnya. Apabila transaksi yang begitu beraneka ragam hanya dicatat kedalam satu jurnal yaitu jurnal umum, maka akan menjadi tidak praktis atau kurang efisien.

Oleh karena itu perlu diadakan pengelompokkan atau pemisahaan untuk pencatatan transaksi yang sejenis dan yang sering terjadi. Jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi tersebut disebut Jurnal Khusus.. Jadi jurnal khusus adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi yang sejenis dan yang sering terjadi.

MANFAAT  JURNAL KHUSUS.

Adapun manfaat dari jurnal khusus adalah :

1)      terdapat spesialisasi kerja (pembagian kerja) menurut jenis jurnal yang telah ditentukan.

2)      Informasi keuangan yang disajikan lebih jelas karena ada pengelompokkan data keuangan yang sejenis.

3)      Posting ke buku besa lebih mudah dilakukan karena posting dilakukan secara berkala dengan pengelompokkan transaksi yang sejenis.

4)      Mudah diperiksa kembali secara berkala.

PERBEDAAN JURNAL UMUM DAN JURNAL KHUSUS

No JURNAL UMUM NO JURNAL KHUSUS
1

2

3

4

5

Dipergunakan untuk mencatat semua transaksi

Bentuk jurnal dua kolom

Posting dilakukan untuk setiap transaksi

Pekerjaan pencatatan dilakukan oleh satu orang

Tidak menciptakan pengendalian intern

1.

2

3

4

5

Diperguanakan untuk mencatat transaksi yang sejenis dan sering terjadi

Bentuk jurnal dengan banyak kolom

Posting dilakukan secara berhimpun dan berkala / periodic

Pekerjaan pencatatan dilakukan oleh banyak orang

Dapat menciptakan pengendalian intern

JENIS JURNAL KHUSUS.

Jurnal khusus yang digunakan antara satu perusahaan dengan yang lainnya tidak selalu sama, tergantung kebutuhannya.

Jenis jurnal khusus yang digunakan pada umumnya adalah sebagai berikut :

1) Jurnal penerimaan kas,

Jurnal yang dibuat untuk semua transaksi yang menyebabkan bertambahnya jumlah uang kas.

Transaksi yang menambah jumlah uang kas, antara lain;

–          penjualan tunai

–          penerimaan piutang dagang

–          penerimaan bunga

–          setoran modal oleh pemilik

Contoh bentuk jurnal penerimaan Kas :

Tgl Keterangan Ref D K
Kas Pot.Penjl Piut. Dag Penjln Serba – serbi
Akun Jumlah

2) Jurnal pengeluaran kas.

Jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang menyebabkan berkurangnya uang kas perusahaan.

Jurnal pengeluaran kas antara lain mencatat :

–          pembayaran utang dagang

–          pembelian tunai barang dagangan dan harta lainnya.

–          pembayaran bunga

–          pembelian tunai surat – surat berharga

–          prive

–          pembayaran berbagai beban

–          memberikan pinjaman.

Bentuk Jurnal Pengeluaran Kas

Tgl Keterangan Ref Debet Kredit
Utang Pembelian Serba-serbi Kas Pot. Pembelian
Ref Akun Jumlah

3) Jurnal pembelian ;

Jurnal yang digunakan untuk mencatat pembelian secara kredit.

ü  Jika Jurnal Pembelian digunakan untuk mencatat transaksi Pembelian Barang Dagang secara Kredit saja maka Bentuk Jurnal Pembelian dengan satu lajur jumlah sbb:

Tgl No. Faktur Akun Yang  Dikredit Ref Pembelian (D)

Utang Usaha (K)

ü  Jika Jurnal Pembelian digunakan untuk mencatat transaksi Pembelian Barang Dagang dan Barang Lain, jurnal pembelian dengan menggunakan bentuk staffel

Tgl Keterangan Rf Debet Kredit
Pembelian Perlengkapan Serba – Serbi Utang Dagang
Rf Akun Jumlah

4) Jurnal penjualan

Jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi transaksi penjualan secara kredit.

Bentuk Jurnal Penjualan

Tanggal No. Faktur Akun Yang di Debit Ref Piutang Dagang (D)

Penjualan (K)

5) Jurnal umum

Jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi – transaksi yang tidak bisa dicatat dalam jurnal khusus.

Bentuk Jurnal Umum :

Tanggal Keterangan Ref D K


REKAPITULASI JURNAL KHUSUS

PENGERTIAN

Rekapitulasi jurnal khusus adalah penjumlahan secara global dari masing – masing jurnal khusus yang bertujuan untuk mempermudah dalam memposting jurnal khusus tersebut ke dalam buku besar utama.

CARA MEMBUAT REKAPITULASI JURNAL KHUSUS

  1. Menetapkan akun – akun yang harus dikelompokkan Debit atau Kredit beserta jumlah uangnya.
  2. Memeriksa keseimbangan antara jumlah Debit dan Kredit masing – masing jurnal khusus.

Jurnal Pembelian

Tgl Keterangan Rf Debet Kredit
Pembelian Perlengkapan Serba – Serbi Utang Dagang
Rf Akun Jml
2004

Mar

5

8

10

22

29

31

Toko ABC

PT Merdeka

CV BCA

Toko Sejati

TokoSejati

Toko Laris

6000

4000

2000

1500

1200

11

Peralatan

15000

6000

15000

4000

1500

1200

2000

12000 2700 15000 29700

Rekapitulasi Jurnal Pembelian

No. Akun Nama Akun Debet Kredit
501 Pembelian 12.000
104 Perlengkapan Kantor 2.700
112 Peralatan 15.000
201 Utang Dagang 29.700
Jumlah 29.700 29.700

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: